Renungan Katolik

Renungan Harian Katolik

Renungan Harian 9 Jun 2012

Bacaan

2 Timotius 4:1-8
4:1 Di hadapan Allah dan Kristus Yesus yang akan menghakimi orang yang hidup dan yang mati, aku berpesan dengan sungguh-sungguh kepadamu demi penyataan-Nya dan demi Kerajaan-Nya:
4:2 Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran.
4:3 Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya.
4:4 Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng.
4:5 Tetapi kuasailah dirimu dalam segala hal, sabarlah menderita, lakukanlah pekerjaan pemberita Injil dan tunaikanlah tugas pelayananmu!
4:6 Mengenai diriku, darahku sudah mulai dicurahkan sebagai persembahan dan saat kematianku sudah dekat.
4:7 Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman.
4:8 Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil, pada hari-Nya; tetapi bukan hanya kepadaku, melainkan juga kepada semua orang yang merindukan kedatangan-Nya.
Mazmur 71:8-9,14-15
71:8 Mulutku penuh dengan puji-pujian kepada-Mu, dengan penghormatan kepada-Mu sepanjang hari.
71:9 Janganlah membuang aku pada masa tuaku, janganlah meninggalkan aku apabila kekuatanku habis.
71:14 Tetapi aku senantiasa mau berharap dan menambah puji-pujian kepada-Mu;
71:15 mulutku akan menceritakan keadilan-Mu dan keselamatan yang dari pada-Mu sepanjang hari, sebab aku tidak dapat menghitungnya.
Markus 12:38-44
12:38 Dalam pengajaran-Nya Yesus berkata: “Hati-hatilah terhadap ahli-ahli Taurat yang suka berjalan-jalan memakai jubah panjang dan suka menerima penghormatan di pasar,
12:39 yang suka duduk di tempat terdepan di rumah ibadat dan di tempat terhormat dalam perjamuan,
12:40 yang menelan rumah janda-janda, sedang mereka mengelabui mata orang dengan doa yang panjang-panjang. Mereka ini pasti akan menerima hukuman yang lebih berat.”
12:41 Pada suatu kali Yesus duduk menghadapi peti persembahan dan memperhatikan bagaimana orang banyak memasukkan uang ke dalam peti itu. Banyak orang kaya memberi jumlah yang besar.
12:42 Lalu datanglah seorang janda yang miskin dan ia memasukkan dua peser, yaitu satu duit.
12:43 Maka dipanggil-Nya murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya janda miskin ini memberi lebih banyak dari pada semua orang yang memasukkan uang ke dalam peti persembahan.
12:44 Sebab mereka semua memberi dari kelimpahannya, tetapi janda ini memberi dari kekurangannya, semua yang ada padanya, yaitu seluruh nafkahnya.”

Renungan

Buku renungan kecil ini (MyCatholic.com) didirikan oleh Pastor Al Lauer dua puluh delapan tahun yang lalu. Pastor Al meninggal sembilan tahun lalu, tapi pelayanan imamatnya dalam pembacaan Ekaristi masih tetap berjalan sampai sekarang.

Pastor Al selalu mengajarkan, “tidak peduli nyaman atau tidak nyaman” (2 Tm 4:2). Selama delapan belas tahun, ia biasanya menulis ajaran-ajaran ini di hadapan Sakramen Mahakudus. Namun, pelayanan penginjilan nya membuatnya selalu bergerak. Seringkali ia menulis ajaran-ajaran ini di secarik kertas di tempat dan waktu yang “kurang nyaman”, seperti pom bensin, bandara, rumah sakit dan tempat tidur kematian, antara Misa, sebelum dan sesudah pertemuan pelayanan, dll. Pastor Al “bertahan dalam kesulitan dan tetap melakukan pekerjaannya sebagai seorang penginjil (2 Tm 4:5).

Pastor Al percaya bahwa tidak ada yang harus ditolak dalam menerima pengajaran karena kekurangan uang. Dia ingin Firman Tuhan tersebar luas bahkan jika banyak yang tidak memiliki dua koin (Mrk 12:42) untuk membayar langganannya. Dengan demikian, kami menawarkan buku ini untuk semua orang tanpa memandang uang, percayakan semua pada Tuhan untuk memberikan setiap kebutuhan kita.

Terus-menerus mengajar dan tidak pernah berhenti – perintah ini adalah akar dari “Satu Roti, Satu Tubuh”. Anda yang membaca ini telah diberkati untuk berdiri di atas bahu Bapa Al Lauer. Semoga Anda diberkati oleh pelayanannya yang kaya dan dipenuhi dengan keinginan yang sama untuk menyebarkan Firman Tuhan “tak peduli nyaman atau tidak nyaman.”


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *