Renungan Katolik

Renungan Harian Katolik

Renungan Harian 9 April 2012

Bacaan

  Kisah Para Rasul 2:14,22-32
2:14Maka bangkitlah Petrus berdiri dengan kesebelas rasul itu, dan dengan suara nyaring ia berkata kepada mereka: "Hai kamu orang Yahudi dan kamu semua yang tinggal di Yerusalem, ketahuilah dan camkanlah perkataanku ini.
2:22Hai orang-orang Israel, dengarlah perkataan ini: Yang aku maksudkan, ialah Yesus dari Nazaret, seorang yang telah ditentukan Allah dan yang dinyatakan kepadamu dengan kekuatan-kekuatan dan mujizat-mujizat dan tanda-tanda yang dilakukan oleh Allah dengan perantaraan Dia di tengah-tengah kamu, seperti yang kamu tahu.
2:23Dia yang diserahkan Allah menurut maksud dan rencana-Nya, telah kamu salibkan dan kamu bunuh oleh tangan bangsa-bangsa durhaka.
2:24Tetapi Allah membangkitkan Dia dengan melepaskan Dia dari sengsara maut, karena tidak mungkin Ia tetap berada dalam kuasa maut itu.
2:25Sebab Daud berkata tentang Dia: Aku senantiasa memandang kepada Tuhan, karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku tidak goyah.
2:26Sebab itu hatiku bersukacita dan jiwaku bersorak-sorak, bahkan tubuhku akan diam dengan tenteram,
2:27sebab Engkau tidak menyerahkan aku kepada dunia orang mati, dan tidak membiarkan Orang Kudus-Mu melihat kebinasaan.
2:28Engkau memberitahukan kepadaku jalan kehidupan; Engkau akan melimpahi aku dengan sukacita di hadapan-Mu.
2:29Saudara-saudara, aku boleh berkata-kata dengan terus terang kepadamu tentang Daud, bapa bangsa kita. Ia telah mati dan dikubur, dan kuburannya masih ada pada kita sampai hari ini.
2:30Tetapi ia adalah seorang nabi dan ia tahu, bahwa Allah telah berjanji kepadanya dengan mengangkat sumpah, bahwa Ia akan mendudukkan seorang dari keturunan Daud sendiri di atas takhtanya.
2:31Karena itu ia telah melihat ke depan dan telah berbicara tentang kebangkitan Mesias, ketika ia mengatakan, bahwa Dia tidak ditinggalkan di dalam dunia orang mati, dan bahwa daging-Nya tidak mengalami kebinasaan.
2:32Yesus inilah yang dibangkitkan Allah, dan tentang hal itu kami semua adalah saksi.
  Mazmur 16:1-2
16:1Miktam. Dari Daud. Jagalah aku, ya Allah, sebab pada-Mu aku berlindung.
16:2Aku berkata kepada TUHAN: "Engkaulah Tuhanku, tidak ada yang baik bagiku selain Engkau!"
  Matius 28:8-15
28:8Mereka segera pergi dari kubur itu, dengan takut dan dengan sukacita yang besar dan berlari cepat-cepat untuk memberitahukannya kepada murid-murid Yesus.
28:9Tiba-tiba Yesus berjumpa dengan mereka dan berkata: "Salam bagimu." Mereka mendekati-Nya dan memeluk kaki-Nya serta menyembah-Nya.
28:10Maka kata Yesus kepada mereka: "Jangan takut. Pergi dan katakanlah kepada saudara-saudara-Ku, supaya mereka pergi ke Galilea, dan di sanalah mereka akan melihat Aku."
28:11Ketika mereka di tengah jalan, datanglah beberapa orang dari penjaga itu ke kota dan memberitahukan segala yang terjadi itu kepada imam-imam kepala.
28:12Dan sesudah berunding dengan tua-tua, mereka mengambil keputusan lalu memberikan sejumlah besar uang kepada serdadu-serdadu itu
28:13dan berkata: "Kamu harus mengatakan, bahwa murid-murid-Nya datang malam-malam dan mencuri-Nya ketika kamu sedang tidur.
28:14Dan apabila hal ini kedengaran oleh wali negeri, kami akan berbicara dengan dia, sehingga kamu tidak beroleh kesulitan apa-apa."
28:15Mereka menerima uang itu dan berbuat seperti yang dipesankan kepada mereka. Dan ceritera ini tersiar di antara orang Yahudi sampai sekarang ini.
 

Renungan:

Bacaan Injil hari ini mengisahkan kebangkitan Yesus. Yesus yang telah bangkit dilukiskan oleh Matius, menampakkan diri kepada perempuan-perempuan di dalam perjalanan mereka. Kepada para perempuan itu Yesus meminta agar mereka menyampaikan pesan supaya para murid berangkat ke Galiea karena di sana mereka akan melihat Dia. Pesan pewartaan disampaikan kepada para perempuan yang selalu setia menyertai perjalanan Yesus. Warta kebangkitan disampaikan kepada mereka yang dalam tatanan masyarakat saat itu, tidak diperhitungkan. Mereka bukan penguasa dan bukan juga ahli Taurat.

Namun kepada mereka yang sederhana ini Yesus memberi pesan kenabian. Injil hari ini kembali mengundang kita untuk mengambil bagian dalam tugas pewartaan. Kita para murid Kristus, tanpa kecuali, dipanggil untuk mengambil bagian dalam tugas pewartaan dan kesaksian itu. Kita adalah saksi. Dan dalam kehidupan kita sehari-hari, entah siapapun kita, semua mempunyai tugas dan tanggungjawab untuk memberi kesaksian tentang karya keselamatan Allah melalui wafat dan kebangkitan Kristus. Kristus yang bangkit inilah yang harus kita wartakan dan kita saksikan kepada siapa saja dan di mana saja kita berada. Lebih dari semua itu, kesaksian ini bukan hanya di gereja, di wilayah atau di lingkungan, melainkan dalam kehidupan nyata sehari-hari.

Galilea adalah kehidupan harian para murid Yesus. Galilea kita adalah kehidupan sehari-hari kita, entah dalam keluarga, lingkungan gereja maupun masyarakat. Di sinilah kita harus bersaksi tentang Yesus Penyelamat yang bangkit dari kematian. Kita semua adalah saksi.

  

(Renungan Harian Mutiara Iman 2012, Yayasan Pustaka Nusatama Yogyakarta)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *