Renungan Katolik

Renungan Harian Katolik

Renungan Harian 24 Maret 2012

Bacaan

Yeremia 11:18-20
11:18 TUHAN memberitahukan hal itu kepadaku, maka aku mengetahuinya; pada waktu itu Engkau, TUHAN, memperlihatkan perbuatan mereka kepadaku.
11:19 Tetapi aku dulu seperti anak domba jinak yang dibawa untuk disembelih, aku tidak tahu bahwa mereka mengadakan persepakatan jahat terhadap aku: “Marilah kita binasakan pohon ini dengan buah-buahnya! Marilah kita melenyapkannya dari negeri orang-orang yang hidup, sehingga namanya tidak diingat orang lagi!”
11:20 Tetapi, TUHAN semesta alam, yang menghakimi dengan adil, yang menguji batin dan hati, biarlah aku melihat pembalasan-Mu terhadap mereka, sebab kepada-Mulah kuserahkan perkaraku.
Mazmur 7:2-3,9
7:2 (7-3) supaya jangan mereka seperti singa menerkam aku dan menyeret aku, dengan tidak ada yang melepaskan.
7:3 (7-4) Ya TUHAN, Allahku, jika aku berbuat ini: jika ada kecurangan di tanganku,
7:9 (7-10) Biarlah berakhir kejahatan orang fasik, tetapi teguhkanlah orang yang benar, Engkau, yang menguji hati dan batin orang, ya Allah yang adil.
Yohanes 7:40-53
7:40 Beberapa orang di antara orang banyak, yang mendengarkan perkataan-perkataan itu, berkata: “Dia ini benar-benar nabi yang akan datang.”
7:41 Yang lain berkata: “Ia ini Mesias.” Tetapi yang lain lagi berkata: “Bukan, Mesias tidak datang dari Galilea!
7:42 Karena Kitab Suci mengatakan, bahwa Mesias berasal dari keturunan Daud dan dari kampung Betlehem, tempat Daud dahulu tinggal.”
7:43 Maka timbullah pertentangan di antara orang banyak karena Dia.
7:44 Beberapa orang di antara mereka mau menangkap Dia, tetapi tidak ada seorangpun yang berani menyentuh-Nya.
7:45 Maka penjaga-penjaga itu pergi kepada imam-imam kepala dan orang-orang Farisi, yang berkata kepada mereka: “Mengapa kamu tidak membawa-Nya?”
7:46 Jawab penjaga-penjaga itu: “Belum pernah seorang manusia berkata seperti orang itu!”
7:47 Jawab orang-orang Farisi itu kepada mereka: “Adakah kamu juga disesatkan?
7:48 Adakah seorang di antara pemimpin-pemimpin yang percaya kepada-Nya, atau seorang di antara orang-orang Farisi?
7:49 Tetapi orang banyak ini yang tidak mengenal hukum Taurat, terkutuklah mereka!”
7:50 Nikodemus, seorang dari mereka, yang dahulu telah datang kepada-Nya, berkata kepada mereka:
7:51 “Apakah hukum Taurat kita menghukum seseorang, sebelum ia didengar dan sebelum orang mengetahui apa yang telah dibuat-Nya?”
7:52 Jawab mereka: “Apakah engkau juga orang Galilea? Selidikilah Kitab Suci dan engkau akan tahu bahwa tidak ada nabi yang datang dari Galilea.”
7:53 Lalu mereka pulang, masing-masing ke rumahnya,

Renungan:

Hidup di jaman sekarang ini, sangat banyak tekanan, baik dari tuntutan kebutuhan hidup sehari-hari maupun tekanan-tekanan dalam kehidupan sosial kita. Seperti yang digambarkan pada bacaan Injil hari ini, ‘penilaian/penghakiman’ terhadap apa-pun kebaikan yang dilakukan Yesus, seakan-akan untuk ukuran manusia, Yesus tidak layak menghasilkan apa-apa yang baik. Ketika orang mulai mengakui Yesus sebagai seorang yang datang dari Allah, maka dengan apriori ahli Taurat mengatakan: “Selidikilah Kitab Suci dan engkau akan tahu bahwa tidak ada nabi yang datang dari Galilea.” Bukankah dalam kehidupan sehari-hari kita juga sering mengalaminya? Dengan susah payah kita berjuang melakukan segala nilai kebaikan, dan sebanyak itu pula ‘penghakiman’ terhadap apa-pun yang kita buat, seakan-akan tidak ada sesuatu kebaikan/ keluarbiasaan yang dapat datang dari kita. Sebagai peneguhan bagi kita, bila Yesus saja yang Tuhan dan Guru kita, ‘ditolak’, dihakimi, dinilai oleh orang, apalagi kita?

Mari kita meneladani sikap Yesus dalam menghadapi semua penolakan, dengan sikap batin yang lebih ringan, lebih ikhlas dan tetap berkarya seperti yang kita dan Tuhan inginkan.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *