Renungan Katolik

Renungan Harian Katolik

Renungan Harian 23 Maret 2012

Bacaan

  Mazmur 34:17-18,19-20,21
34:17(34-18) Apabila orang-orang benar itu berseru-seru, maka TUHAN mendengar, dan melepaskan mereka dari segala kesesakannya.
34:18(34-19) TUHAN itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, dan Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya.
34:19(34-20) Kemalangan orang benar banyak, tetapi TUHAN melepaskan dia dari semuanya itu;
34:20(34-21) Ia melindungi segala tulangnya, tidak satupun yang patah.
34:21(34-22) Kemalangan akan mematikan orang fasik, dan siapa yang membenci orang benar akan menanggung hukuman.
  Yohanes 7:1-2,10,25-30
7:1Sesudah itu Yesus berjalan keliling Galilea, sebab Ia tidak mau tetap tinggal di Yudea, karena di sana orang-orang Yahudi berusaha untuk membunuh-Nya.
7:2Ketika itu sudah dekat hari raya orang Yahudi, yaitu hari raya Pondok Daun.
7:10Tetapi sesudah saudara-saudara Yesus berangkat ke pesta itu, Iapun pergi juga ke situ, tidak terang-terangan tetapi diam-diam.
7:25Beberapa orang Yerusalem berkata: "Bukankah Dia ini yang mereka mau bunuh?
7:26Dan lihatlah, Ia berbicara dengan leluasa dan mereka tidak mengatakan apa-apa kepada-Nya. Mungkinkah pemimpin kita benar-benar sudah tahu, bahwa Ia adalah Kristus?
7:27Tetapi tentang orang ini kita tahu dari mana asal-Nya, tetapi bilamana Kristus datang, tidak ada seorangpun yang tahu dari mana asal-Nya."
7:28Waktu Yesus mengajar di Bait Allah, Ia berseru: "Memang Aku kamu kenal dan kamu tahu dari mana asal-Ku; namun Aku datang bukan atas kehendak-Ku sendiri, tetapi Aku diutus oleh Dia yang benar yang tidak kamu kenal.
7:29Aku kenal Dia, sebab Aku datang dari Dia dan Dialah yang mengutus Aku."
7:30Mereka berusaha menangkap Dia, tetapi tidak ada seorangpun yang menyentuh Dia, sebab saat-Nya belum tiba.
 

Renungan:

Yesus mengenal BapaNya, Yesus mengenal siapa yang mengutusNya datang ke dunia dan untuk tujuan apa Dia diutus ke dunia. Karena itulah kalau kita mau belajar melihat kehidupan Yesus di dunia ini, sangat singkat tapi semua Visi dan MisiNya datang ke dunia ini, Dia laksanakan dengan baik sampai selesai. Bagaimana dengan kita sendiri? Banyak di antara kita yang tidak mengenal siapa yang mengutus kita dan untuk apa kita diutus dan diberi kehidupan di dunia ini? Bila kita tidak mengenal dan mengetahui siapa dan untuk apa kita diberi kehidupan, maka hidup kita akan demikian saja terlalui tanpa arti yang bermakna.

Hiduplah dengan mengenal Allah dan mengenal tujuan hidupmu, maka engkau akan lebih mudah dan mantap dalam mengarahkan langkahmu ke depan. Marilah kita sediakan waktu lebih dalam hidup kita, untuk lebih mengenal diri kita sendiri dan mengenal Dia yang sudah mengutus kita untuk menghidupi dunia ini dengan hal-hal yang besar dan penuh kebaikan.

  

(Renungan Harian Mutiara Iman 2012, yayasan Pustaka Nusatama Yogyakarta)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *