Renungan Katolik

Renungan Harian Katolik

Renungan Harian 2 Mei 2012

Bacaan

  Kisah Para Rasul 12:24-25
12:24Maka firman Tuhan makin tersebar dan makin banyak didengar orang.
12:25Barnabas dan Saulus kembali dari Yerusalem, setelah mereka menyelesaikan tugas pelayanan mereka. Mereka membawa Yohanes, yang disebut juga Markus.
Kisah Para Rasul 13:1-5
13:1Pada waktu itu dalam jemaat di Antiokhia ada beberapa nabi dan pengajar, yaitu: Barnabas dan Simeon yang disebut Niger, dan Lukius orang Kirene, dan Menahem yang diasuh bersama dengan raja wilayah Herodes, dan Saulus.
13:2Pada suatu hari ketika mereka beribadah kepada Tuhan dan berpuasa, berkatalah Roh Kudus: "Khususkanlah Barnabas dan Saulus bagi-Ku untuk tugas yang telah Kutentukan bagi mereka."
13:3Maka berpuasa dan berdoalah mereka, dan setelah meletakkan tangan ke atas kedua orang itu, mereka membiarkan keduanya pergi.
13:4Oleh karena disuruh Roh Kudus, Barnabas dan Saulus berangkat ke Seleukia, dan dari situ mereka berlayar ke Siprus.
13:5Setiba di Salamis mereka memberitakan firman Allah di dalam rumah-rumah ibadat orang Yahudi. Dan Yohanes menyertai mereka sebagai pembantu mereka.
  Mazmur 67:2-3,5,6
67:2(67-3) supaya jalan-Mu dikenal di bumi, dan keselamatan-Mu di antara segala bangsa.
67:3(67-4) Kiranya bangsa-bangsa bersyukur kepada-Mu, ya Allah; kiranya bangsa-bangsa semuanya bersyukur kepada-Mu.
67:5(67-6) Kiranya bangsa-bangsa bersyukur kepada-Mu, ya Allah, kiranya bangsa-bangsa semuanya bersyukur kepada-Mu.
67:6(67-7) Tanah telah memberi hasilnya; Allah, Allah kita, memberkati kita.
  Yohanes 12:44-50
12:44Tetapi Yesus berseru kata-Nya: "Barangsiapa percaya kepada-Ku, ia bukan percaya kepada-Ku, tetapi kepada Dia, yang telah mengutus Aku;
12:45dan barangsiapa melihat Aku, ia melihat Dia, yang telah mengutus Aku.
12:46Aku telah datang ke dalam dunia sebagai terang, supaya setiap orang yang percaya kepada-Ku, jangan tinggal di dalam kegelapan.
12:47Dan jikalau seorang mendengar perkataan-Ku, tetapi tidak melakukannya, Aku tidak menjadi hakimnya, sebab Aku datang bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya.
12:48Barangsiapa menolak Aku, dan tidak menerima perkataan-Ku, ia sudah ada hakimnya, yaitu firman yang telah Kukatakan, itulah yang akan menjadi hakimnya pada akhir zaman.
12:49Sebab Aku berkata-kata bukan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang mengutus Aku, Dialah yang memerintahkan Aku untuk mengatakan apa yang harus Aku katakan dan Aku sampaikan.
12:50Dan Aku tahu, bahwa perintah-Nya itu adalah hidup yang kekal. Jadi apa yang Aku katakan, Aku menyampaikannya sebagaimana yang difirmankan oleh Bapa kepada-Ku."
 

Renungan:

Menggagumkan! Kabar gembira kian menjangkau banyak desa dan kota. Itu terjadi karena pertama, para pewarta Injil tak lagi didominasi oleh para rasul. Di Antiokhia, misalnya, bukan hanya Paulus dan  Barnabas yang menjadi pewarta Injil tetapi juga beberapa tokoh umat setempat seperti Simeon, Lukius dan Menahem. Mereka tergugah mewartakan Injil tanpa kenal lelah karena mereka telah mengalami betapa besar kasih Allah tercurah atas diri mereka. Sebut saja Paulus. Ia semula menjadi penganiaya jemaat.

Sepantasnya Tuhan menghukum dia. Tetapi Allah mengampuni dia tanpa syarat bahkan menjadikan dia pewarta ulung. Kedua, para rasul dan toko umat setempat mencari kehendak Tuhan bersama melalui matiraga dan doa lalu saling menopang dalam karya. Kesadaran mereka baik dalam mewartakan Injil maupun dalam kerjasama menghidupi amanat Injil, tertanam kuat juga dalam Santo Atanasius. Ia seorang pembela iman Gereja ulung akan Tritunggal dan misteri penjelmaan Sang Sabda menjadi manusia yang disangkal oleh Arius saat itu. Selaku uskup Aleksandria, ia mengunjungi semua wilayah keuskupannya sembari meneguhkan iman umatnya.

Seberapa besar toh kesadaran kita untuk mewartakan Injil dewasa ini? Janganjangan tiadanya gairah dalam mewartakan Injil terjadi karena kita jarang menggunakan kesempatan untuk bergaul dengan Allah secara mendalam, sehingga kasih Allah hanya kita alami suam-suam kuku dan tidak mampu mengobarkan kita untuk bangkit mewartakan Injil.

(Renungan Harian Mutiara Iman 2012, Yayasan Pustaka Nusatama,Yogyakarta)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *