Renungan Katolik

Renungan Harian Katolik

Renungan harian 19 April 2012

Bacaan

  Kisah Para Rasul 5:27-33
5:27Mereka membawa keduanya dan menghadapkan mereka kepada Mahkamah Agama. Imam Besar mulai menanyai mereka,
5:28katanya: "Dengan keras kami melarang kamu mengajar dalam Nama itu. Namun ternyata, kamu telah memenuhi Yerusalem dengan ajaranmu dan kamu hendak menanggungkan darah Orang itu kepada kami."
5:29Tetapi Petrus dan rasul-rasul itu menjawab, katanya: "Kita harus lebih taat kepada Allah dari pada kepada manusia.
5:30Allah nenek moyang kita telah membangkitkan Yesus, yang kamu gantungkan pada kayu salib dan kamu bunuh.
5:31Dialah yang telah ditinggikan oleh Allah sendiri dengan tangan kanan-Nya menjadi Pemimpin dan Juruselamat, supaya Israel dapat bertobat dan menerima pengampunan dosa.
5:32Dan kami adalah saksi dari segala sesuatu itu, kami dan Roh Kudus, yang dikaruniakan Allah kepada semua orang yang mentaati Dia."
5:33Mendengar perkataan itu sangatlah tertusuk hati mereka dan mereka bermaksud membunuh rasul-rasul itu.
  Mazmur 34:2,9,17-18,19-20
34:2(34-3) Karena TUHAN jiwaku bermegah; biarlah orang-orang yang rendah hati mendengarnya dan bersukacita.
34:9(34-10) Takutlah akan TUHAN, hai orang-orang-Nya yang kudus, sebab tidak berkekurangan orang yang takut akan Dia!
34:17(34-18) Apabila orang-orang benar itu berseru-seru, maka TUHAN mendengar, dan melepaskan mereka dari segala kesesakannya.
34:18(34-19) TUHAN itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, dan Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya.
34:19(34-20) Kemalangan orang benar banyak, tetapi TUHAN melepaskan dia dari semuanya itu;
34:20(34-21) Ia melindungi segala tulangnya, tidak satupun yang patah.
  Yohanes 3:31-36
3:31Siapa yang datang dari atas adalah di atas semuanya; siapa yang berasal dari bumi, termasuk pada bumi dan berkata-kata dalam bahasa bumi. Siapa yang datang dari sorga adalah di atas semuanya.
3:32Ia memberi kesaksian tentang apa yang dilihat-Nya dan yang didengar-Nya, tetapi tak seorangpun yang menerima kesaksian-Nya itu.
3:33Siapa yang menerima kesaksian-Nya itu, ia mengaku, bahwa Allah adalah benar.
3:34Sebab siapa yang diutus Allah, Dialah yang menyampaikan firman Allah, karena Allah mengaruniakan Roh-Nya dengan tidak terbatas.
3:35Bapa mengasihi Anak dan telah menyerahkan segala sesuatu kepada-Nya.
3:36Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada di atasnya."
 

Renungan:

Sebelum pentakosta, para rasul kelihatan sebagai orang-orang yang takut. Semenjak kematian Yesus, mereka lebih banyak bersembunyi, tidak berani memperlihatkan diri sebagai pengikut Yesus apalagi bersaksi tentang kebangkitan Yesus kepada orang lain. Walaupun sudah berkali-laki Yesus meneguhkan dengan penampakanNya, namun mereka belum berani bersaksi keluar. Namun sesudah pentakosta, para rasul sungguh menjadi orang-orang yang luar biasa. Berkat pengajaran Yesus dan berkat curahan Roh Kudus, mereka menjadi pengikut Yesus yang dengan gagah berani mewartakan Yesus dimanapun mereka berada. Halangan dan tantangan apapun mereka hadapi dengan penuh iman. Penjara tidak pernah bisa membungkam mereka.

Penderitaan tidak pernah mengendorkan semangat mereka. Ancaman dari luar pun tidak pernah membuat mereka berhenti dalam pewartaan. Mereka menjadi demikian karena mereka memiliki prinsip hidup bahwa orang harus lebih taat kepada Allah daripada kepada manusia. Jadi ketaatan pada Allah itulah yang menjadikan mereka pewarta handal. Mereka yakin bahwa ketaatan pada Allah akan mendatangkan keselamatan sedangkan ketaatan pada manusia hanyalah akan menjauhkan hidup dari Allah.

Kita perlu memiliki semangat iman seperti para rasul tadi. Hidup harus terus maju dalam kebaikan dan dalam kesaksian iman. Apapun tantangan tidak boleh melemahkan semangat untuk melakukan karya-karya baik.

(Renungan Harian Mutiara Iman 2012, Yayasan Pustaka Nusatama,Yogyakarta)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *